Ada Kemeriahan, Kebahagiaan, Keceriaan dan Kesedihan Di SMAWAR

Dear ….
Hari kemarin SMAWAR melaksanakan pesta perpisahan kelas XII, yang dimeriahkan dengan berbagai macam hiburan dari mulai upacara adat, pentas teater, dance, pertunjukan musik dari bensekolah dan diakhiri dengan penampilan bintang tamu Group Band Nasional “ANGKASA BAND”. Sejak dibukanya acara pada jam 08.00 wib, sudah terbersit kemeriahan, keceriaan dan kebahagiaan yang telah lama dinanti-nanti oleh para siswa-siswi, orangtua wali, para tamu undangan dan para guru yang mengikuti berlangsungnya acara perpisahan kelas XII ini. Kemegahan panggung dapat membuat penghuni SMAWAR melupakan sejenak kesedihan dan kekecewaan yang dirasakan seminggu yang lalu, mereka mengikuti Prosesi upacara adat pelepasan siswa kelas XII dengan hikmat, namun ditengah meriahnya pesta muncul benih-benih kesedihan di hatiku ketika melihat siswa-siwi yang tidak lulus ikut bergabung dengan teman-temannya dalam acara prosesi upacara adat. aku bisa merasakan sebuah kesedihan dan kekecewaan dibalik senyuman dan keceriaannya yang lepas. Apakah mungkin sebuah alunan musik dan tari-tarian itu yang bisa menyulap ekspresi sedih menjadi bahagia dalam sekejap? Mereka sangat tegar kuat dalam menghadapi cobaan berat di perjalanan hidupnya. Aku salut melihat melihat mereka.
Semakin siang acara semakin padat dan meriah begitupun para pengunjung semakin berdatangan dari berbagai kalangan yang ingin melihat “Angkasa Band” tampil. Disana aku melihat ketegaran mereka mulai goyah dan rapuh saat mereka harus pergi untuk berjuang mengejar kelulusan yang tertunda demi sebuah Ijasah. Waktu yang bersamaan yang tak bisa di undur ataupun dimajukan karena kita sudah booking group musik Angkasa Band dan sebuah Undangan Acara sudah tersebar luas. Mungkin ini merupakan ujian bagi mereka, para guru dan penghuni SMAWAR lainya karena di tengah keramaian pestanya, mereka yang tidak lulus harus meninggalkan pesta untuk mengikuti Ujian Paket C. Takbisa kubendung lagi air mataku jatuh tak tertahan saat melihat mereka rapuh menagis meminta doa dan pertolongan atas pesimisnya, atas semua rasa yang berceambuk dihatinya. Wajah-wajah ketegaran yang tadi pagi dia tunjukan pada semua orang kini berubah menjadi seorang anak kecil yang menangis lepas karena telah digoda rasa lapar. Aku tahu sebuah pelukan dan kata-kata penyemangat tak kan cukup tuk membuat mereka kembali percaya diri seperti dulu, karena sebenarnya yang mereka butuhkan saat ini adalah sebuah pertolongan yang akan meluluskannya, namun itu tak mungkin karena ini merupakan “Dokumen Rahasia Negara” yang hanya Tuhan dan pembuat soal yang tau kunci jawabannya. kita para guru saat ini tak bisa membantu mereka saat ujian dimulai, hanya bisa menyemangati dan mendoakan semoga semuanya Lulus dan dimudahkan dalam mengerjakan soal-soal. Mungkin Tuhan berkehendak lain dibalik perjalanan Smawar ini, mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmahnya.
Speechless ……… Simpan sejenak semua kesedihan ini, masih banyak tugas-tugas yang harus aku kerjakan dan meski dipertanggung jawabkan untuk kelancaran acara ini sampai selesai. Masih banyak pekerjaan-pekerjaan yang harus aku kerjakan untuk kelancaran acara ini sampai selesai karena kalau terjadi hal-hal yang tak diinginkan saat acara berlangsung, reputasi semawar bisa tambah hancur. Tapi alahamdulilah acara bisa berjalan dengan lancer, sukses dan meriah samapai akhir. Aku dan teman-teman bisa bernapas lega dan bonusnya bisa poto bareng dengan Angkasa Band he…

PS : Buat Anakku yang sedang berjuang disana, tetap semangat mudah2an kamu lulus dan menjadi yang orang yang terbaik melebihi temanmu sebagai pembuktian bahwa kepandaian, kepintaran dan kecerdasan kamu tidak bisa di ukur dengan nilai UAN.

2 responses

  1. Yupz…aq dpt merasakan apa yg whie rasakan…bagaimanapun seorang “ibu” sll ingin melihat anaknya alwys happy…tp perjalanan hidup tak slamanya mulus…smoga rintangan yg sdg anak2 qt hadapi itu dapat membuat mereka tegar dlm mengarungi bahtera hidup, smoga ada hikmahnya amien..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: