Mengatasi Keresahan Hati

Dalam kehidupan setiap orang, pasti mengalami pasang surut perasaan. Senang versus susah, nikmat versus sensara. Yang dominan dalam hidup kebanyakan orang adalah rasa cemas, bahkan banyak orang diatanranya yang yang memilih jalan pintas “mabuk-mabukan, mengkonsumsi narkoba bahkan sekalian bunuh diri”. Semua itu akibat setres dan tidak mampu mengatasi kecemasan hidupnya. Kecemasan hidup seseorang disebabkan beberapa hal, mungkin karena gagal dalam usaha, tiadak lulus dalam ujian, Di tindas sama atasan, ada masalah dengan rekan kerja, diputusin pacar, karena menderita penyakit parah yang tidak kunjung sembuh, atau mungkin karena malu pada keluarga, tetangga karena tidak mampu hidup layak, dan sebagainya. kali ini saya ingin berbagi tips bagaimana mengatasi kecemasan dalam hidup seseorang yang mengalaminya, seperti berikut:

1. Setiap masalah jangan dipendam dalam hati dan hindari duduk termenung sendiri
2. Kendalikan diri dengan membuang suver ego, tahu diri, terima sanksi dan banyak berdoa
3. Sibukkan diri dengan berdiskusi, olah raga, mengaji, sholat tahajjud (bagi orang muslim) dan baca buku yang bermanfaat dan menghibur ( berpikir dan berjiwa besar, Laa Tahzan dan buku bermanfaat lainnya)
4. Berfikir positif pada diri dan orang lain, lepaskan perasaan anda seluas mungkin dan refressing

oleh : Muh. Basir Gani (Achil) http://www.gusdibyo.wordpress.com

2 responses

  1. […] Mengatasi Keresahan Hati Filed under: Artikel by DSK — Tinggalkan komentar Desember 10, 2010 […]

  2. resaaaaaaaaaah resaaaaaaaaaah kan tiada berhenti..
    bila kau tiada tampak kan senyummu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: