STOP Menyakiti Hati Orang lain

kemarin siang saya berbincang dengan teman saya yang sedang mengalami putus asa, fesimis, bingung berbuat apa dalam menjalani hidupnya. dari wajahnya saya sudah bisa menebak, karena wajahnya kusut, layu dan sedih seperti orang yang sedang terluka atau sedang mengalami pendarahan hati yang belum mendapatkan pertolongan pertama.

Setelah mendengarkan keluhan yang dialaminya, Tiba-tiba saya teringat pengalaman saya beberapa waktu yang lalu, ketika saya mengalami hal yang sama seperti dia yaitu mengalami beberapa kali fitnah dan cacimaki dari teman yang sudah saya anggap sodara. hal itu membuat saya marah, dan sakit hati. hal itu seperti badai yang menghancurkan perahu yang membuat saya hampir mati tengelam karena kehabisan tenaga tuk berenang, mungkin tepatnya berita itu membuat saya tak berdaya karena perlahan-lahan akan membunuh karakter saya. waktu itu saya sempat berpikir tak tahu apa yang akan saya lakukan terhadapnya. satu hal yang selalu melekat di hati yakni rasa sakit yang tak ada obatnya. Sakit karena tindakannya yang kejam seolah melebihi seorang pembunuh.

Namun saya bersyukur pada saat saya mengalami hal itu, saya bertemu dengan orang yang tepat, karena ketika saya menceritakan kronologis masalahnya, dia memberikan masukan yang positif bukan masukan yang negatif yang bisa mengotori pikiran saya dengan dendam. Dia menyarankan pertama agar saya bertahan menghadapi masalah itu sebagai pembuktian kebenaran, kedua saya harus banyak berdoa supaya ditenangkan hati saya dan suapaya Allah memberikan petunjuk untuk penyelesaian masalah yang saya hadapi, dan saran terahir supaya saya memaafkan orang yang telah melukai hati saya sebagai obat untuk menyembuhkan luka hati saya. Dia selalu berusaha menenangkan saya dengan kata-kata bijak yang bisa menyembuhkan luka dan membuat saya sadar bisa iklas menerima semua yang saya alami. Masih terngiang ucapan yang sangat dasyat yakni ketika dia bilang Allah sangat mencela orang-orang yang mempunyai sifat iri dan dengki, fitnah sebagaimana dalam firman-Nya:

أَم يَحسُدُونَ الناسَ عَلى ما أتَاهُمُ اللَهُ مِن فَضلِهِ.[النساء :54]

“Ataukah mereka dengki kepada manusia, karena karunia Allah yang telah diberikan kepadanya?” Qs Annisa’:54

Semenjak itulah saya bangkit dan selalu berusaha untuk memaafkan orang yang telah menyakiti saya dan berusaha untuk tidak menyakiti hati orang lain. Dan hal ini juga saya sarankan pada teman saya supaya berhenti menyimpan perasaan dendam dan jangan punya niat menyakiti hati orang lain apapun bentuknya, fitnahan, cacian, makian, cibiran, hinaan, dan membuka aib orang lain. So Jadi jangan menunggu sampai terluka, tapi jagalah agar tak melukai…

Sukabumi, 11 Desember 2010

9 responses

  1. […] STOP Menyakiti Hati Orang lain Filed under: Sekedar Celoteh by DSK — Tinggalkan komentar Desember 12, 2010 […]

  2. Bru saja mengalami,punya teman yg slalu bpikir negativ ttg saya,punya teman yg takuT tkena mslh krn bteman dgn saya,hingga akhirnya bwt saya menangis..ga tw hrus berbuat apa,klo inget sesak rasanya..

    1. berjiwa besarlah dan jangan banyak pikiran, tinggal buktikan saja bahwa kamu ga seperti itu ke dia. aku ngerti kondisimu, tetap semangat dan banyak berdoa aja ….

      1. oke thank ys advice mu … tuh sangat berguna untukku./…

  3. mudah2an dibukakan pintu hatinya supaya sadar dan di adili oleh allah swt di dunia maupun di akhirat
    aminnn

    1. amin…
      makasih ya atas kunjungannya semoga qta di jauhkan dri sipat2 buruk yang di murkai Allah

  4. aku bener2x sakit hati.cara ini gak akan mungkin bisa sampai kapan pun

  5. mungkin aku hanya manusia biasa
    dan bukan yang terbaik untuknya
    tapi selama akku masih bisa bernafas
    aku akan berusaha mengatakan bahwa sesungguhnya aku mencintai mu lebih dari yang engkau tau

  6. gak usah takut hil…
    aku sayang banget sama kamuu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: