Kalah Perang

Untuk kesekian kalinya kau tak juga menyadari bahwa ada aku yang selalu disini, selalu setia setiap saat kau butuh. Aku tak pernah menolak apalagi membantah walau aku tak sepaham dengan keinginanmu. Masih seperti hari-hari yang lain aku selalu tak pernah bosan mendengar segala keluh kesahmu. Tentang apa saja yang kau rasakan, tentang masalah pekerjaanmu, keluargamu, perasaaanmu, cintamu, bahkan saat kamu sakit pun aku bersedia mendengar segala keluhanmu dan berada disampingmu.

Malam itu tuk pertamakali kau datang dengan sebuah keputusan yang tak pernah sebelumnya aku bayangkan

” De, ku sudah putuskan kan keluar meninggalkan pekerjaan ini, aku cape dengan sikap dan prilaku seniorku yang selalu seenaknya memerintah, mencacimaki, bahkan menganiaya dengan kasar  kalau salah sedikit. Bekerja di bawah tekanan sepeti ini membuatku tak nyaman, aku merasa seperti keledai yang bodoh yang tak bisa berbuat apa-apa saat kekerasan kualami. Aku ingin mencari pekerjaan yang didalamnya bisa membuatku tenang dan damai bukan seperti ini. Sekarang terserah padamu apakah kau mau nerima aku jika aku bukan seorang prajurit?”

Aku diam sejenak kemudian menarik nafas dalam-dalam dan mulai berkata “Semua keputusan ada padamu, kalau kau sudah merasa ga tahan dengan perlakuan seniormu yang selalu semena-mena, aku setuju saja. Tapi alangkah baiknya sebelum kau keluar dari kerjaan ini, kau bicarakan dulu dengan keluargamu. karena seperti yang pernah kau ceritakan padaku dulu bahwa orang tuamu sangat bangga melihat kau menjadi seorang prajurit.”

Sore ini kau datang lagi dengan sejuta tentangmu seperti biasanya, tak ada yang berubah tak ada yang bertambah. Titik-titik bening keluar dari matamu seperti tak ada habisnya. Mungkin hari ini kau sudah teramat lelah dengan semuanya. Engkau datang dan bercerita tak bertenaga, bahkan bernafaspun engkau serasa malas. Sebegitu harcurkah kau hingga tak bisa kulihat lagi semangat juang dalam dirimu. Kini aku benar-benar menyadarinya ternyata kau hancur tinggal roboh dan aku tak bisa berbuat apa-apa dalam masalahmu  selain menyuruhmu tuk bersabar, tenang dan tegar tapi tuhpun tak juga bisa membantu menahan hancurnya impianmu. kau yang dulu kukenal pemberani dan kuat seperti harimau, kini nyalimu hilang tertidas lawan.

14 responses

    1. salam kenal juga, ya tr ku mampir …..😉

  1. kadang kita harus gagal dan tidak berhasil.
    salam kenal

    1. ya perjalanan hidup tak selamanya berjalan dengan mulus,
      salam kenal jg ya …🙂

  2. salam persahabatan
    postingan yang bagus kawan
    blognya juga bagus

    1. salam persahabatan juga, makasih ya da berkunjung🙂

  3. kunjungan di pagi hari
    untuk baca tulisannya lagi
    salam sejahtera

  4. sebuah lika-liku perjalanan umat manusia yang menarik untuk dipetik pelajarannya.
    kisah yang bagus.
    kunjungan perdana
    salam kenal

  5. setiap pilihan ada konsekuensi yang mengikutinya. Kalah tidaknya kita tergantung dari seberapa kuat kita konsisten menjalankan pilihan tsb. Optimisme,mungkin hanya itu yang bisa membuat kita tak kalah perang.

    1. yup bener optimisme dan positive thinking tu merupakan modal dalam bertarung.
      makasaih atas kunjungannya. salam persahabatan …🙂

  6. Jangan ragu tuk mencoba, jangan takut akan kegagalan. Takut akan kegagalan adalah hal yang membuat mimpi tidak akan bisa terwujud.
    Dalam hidup, setiap masalah adalah pelajaran berharga. Setiap cobaan yg datang adalah proses pendewasaan diri.

    1. yup benar jangan menyerah mungkin kuncinya🙂

  7. sugi liverpudlian | Balas

    semoga aku bisa menjadi prajurit yang pemberani dan kuat seperti harimau

    1. amin…. kudoakan ya …🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: