Yuk Kita Bercermin ….

Apakah para sobat sering bercermin? kira-kira apa yang terlihat di cermin ketika kita bercermin?  Pastinya bayangan diri kita bukan? sekarang apa yang terlintas di dalam pikiran ketika kita melihat bayangan diri pada cermin itu? Mungkin terlintas dibenak kita: apakah rambut ini sudah rapi belum ya, muka ini sudah bersih, pucat, atau masih berjerawat ga ya, apakah pakaian ini sudah cocok belum ya, dandanan ini sudah ok belum, penampilan ini sudah cukup menarik, ganteng / cantik belum ya dsb.  Dari pernyataan di atas, kita bisa menarik sebuah kesimpulan bahwa  bayangan di cermin yang kita lihat, sebenarnya mempengaruhi tindakan atas diri kita. Dan Itulah yang dimaksud cerminan pada diri kita sendiri.

Sekarang ini masih banyak orang yang mempunyai sipat jelek merasa dirinya kuat, mampu, pintar, cerdas, hebat dan sebagainya. Sehingga tanpa disadari perbuatanya itu sedang mempengaruhi pekerjaan buah tanggannya yakni seperti menghakimi orang lain dan menganggap rendah orang lain. Bila tidakannya sudah seperti itu, maka orang tersebut sudah termasuk orang yang tak pernah bercermin pada hati dan dirinya sendiri atau juga dikenal dengan sebutan orang angkuh dan sombong. Oleh sebab itu, sebelum kita melakukan sesuatu, alangkah baiknya kalau kita selalu bercermin diri dulu sebagai  jembatan untuk mawas diri dan belajar menghargai diri kita dan menghargai orang lain.

Mengenal diri, “Man ‘arafa nafsahu, faqad ‘arafa rabbahu”, Siapa yang mengenal jiwanya akan mengenal Rabb-nya. (Al-Hadits).

Allah tdk melihat penampilan fisikmu & tidak pula kepada rupamu, tetapi Allah melihat hatimu (HR.Muslim).
Dan Allah mengetahui apa yg tersimpan dlm hatimu (QS.33:51)

Sering-sering bercerminlah pada hati dan diri sendiri, Karena sesuatu yang datangnya baik dari dalam hati dan diri akan mencerminkan prilaku yang baik dan akhlaq mulia dalam diri seorang. Hal tersebut seperti yang tersirat dalam dua bait puisi di Erwinaziz’ Blog:

Bila hati dan diri  bersih, maka bersih pula akhlaqnya..
Bila hati bercahaya, maka mulialah cara bicaranya..
Bila hati sehat, maka terjagalah lisan ucap katanya..
Bila hati selalu terjaga dlm Nurr`Nya, maka baiklah semua jalan-jalan hidupnya..

Dan…Bila hati kotor, maka kotor pula akhlaqnya…
Bila sudah ternodai, maka prasangka buruk menghantui dirinya..
Bila sudah berkerut, maka iri dengki, siriq, riya, ujub, musryik, kafir,kufur, fujur sifatnya..

Sekarang yuk mari kita sama-sama belajar bercermin pada diri kita tentang perbuatan yang akan kita lakukan.🙂🙂


4 responses

  1. mantaaaaaaaaaaaaaap tah bu dewi, mari qt bercermin laaaaaaaah..

    **nyanyandak eunteung

  2. dhe nyari cermin dulu yaa mbak, pengen ikut bercermin.. hehe😀

    1. ok, btw nemu ga cerminnya? semoga dengan bercermin kita bisa mawas diri ya ….
      makasih atas kunjungannya🙂

  3. makasih ya ats kunjungannya, moga qta selalu mawas diri ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: