Kita Semua Tamu Dunia

Sebenarnya kita adalah tamu karena kehadiran kita didunia ini hanyalah sementara. apa yang harus kita banggakan sebenarnya, kekayaan,kejayaan kekuasaan, kekuatan, jabatan, kedudukan, popularitas & kemuliaan semua itu sifatnya sementara. Segala kejayaan atau pun segala kegagalan yang kita jalani  hanyalah sekian tidak akan selamanya.Contohnya tidak ada seorang presiden atau raja yang selamanya selamanya dia berkuasa. Begitupun tidak ada direktur atau manager yang abadi di perusahaan meski mereka mengabdikan hidupnya berpuluh-puluh tahun lamanya. Pada akhirnya mereka akan pergi meninggalkan pekerjaannya dan jabatanya, Sebab pada hakikatnya kita semua hanyalah seorang tamu dunia. begitu waktunya tiba, kita semua akan pergi meninggalkan semua yang telah kita miliki. Semua harta benda, emas permata, rumah, kendaraan, aset hasil jerih payah keringat kita selama ini hanyalah kepemilikan sementara, Hanyalah pinjaman saja. Begitupun Semua yg ada di badan kita, yang terkalung di leher, terselip di jari, yang dikenakan di pergelangan tangan, yang tersimpan di saku, semua harus dikembalikan sama seperti ketika kita belum memilikinya. Ingat ketika lahir dua tangan kita kosong, dan ketika meninggalpun kedua tangan kita juga kosong. Waktu datang kita tidak membawa apa-apa, dan waktu perginyapun kita juga tidak akan membawa apa juga. Jadi apa guna kesombongan karena kekayaan & kedudukan yang sifatnya sementara, disamping itu kita juga jangan kita minder karena kemiskinan, ketidaktauan dan belum beruntungnya kita dalam segala hal, karena itu juga bersifat sementara. Selalu ingatlah bahwa kita semua hanyalah tamu & semua milik kita hanyalah pinjaman. Hiduplah seperti pepatah di bawah ini: Tetaplah rendah hati seberapapun tinggi kedudukan kita. Tetaplah percaya diri seberapapun kekurangan kita. Dan tetaplah bersyukur dalam segala keadaan.

4 responses

  1. Pada dasarnya kita masih merantau mbak yach…dan akan pulang kampung suatu ketika

  2. ya di dunia ini kita merantau kampung qta yg sebenarnya di akherat.

  3. sip sip sip, suka nih sama hasil karyanya.. hidup atau pun mati itu sama2 saja, kita di hadapkan sama banyak resiko, baik buruk memang qt yang menjalani, suatu saat kita akan terbangun dari mimpi2 yang tlah qt jalani padahal itu adalah hal yang nyata,,,,,🙂

  4. Makasih ya, semoga dalam langkah hidupmu selalu ingat Allah🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: