Author Archive: DSK

Guguritan

​ A. Harti Guguritan

Guguritan asalna tina kecap gurit, tina basa Sansekerta ; Grath anu hartina nyusun karangan.Guguritan dina sastra sunda nyaeta karangan wangun ugeran (puisi) anu pondok ditulisna dumasar kana patokan pupuh.Kecap wangun didieu teh jadi ciri utama pikeun ngabedakeun guguritan jeung wawacan. Eusina biasana mangrupa hiji kajadian, kaayaan, atawa poko pikiran.Ku lantaran pondok tea, umumna pupuh dina guguritan mah henteu gunta ganti.Sakapeung ngran pupuhna ige sok diterapkeun dina judul eta guguritan.

 B.Nulis Naskah Guguritan

Nulis naskah guguritan beda jeung sajak, tapi ari wanguna mah sarua ditulis dina wangun ugeran (puisi), ku kituna supaya teu negtog teuing tengetan katangtuana ieu di handap:

1. Kudu apal heula kana salah sahiji rumpaka pupuh nu 17 :

       1.Pupuh Kinanti

       2.Pupuh Sinom

       3.Pupuh Asmarandan

       4.Pupuh Dangdang gula

       5.Pupuh Maskumambang

       6.Pupuh Landirng

       7.Pupuh Pucung

       8.Pupuh Lambang

       9.Miji

     10.Durma

    2.Tangtukeun tema atanapi jejer karangan

    3.Tangtukeun pupuh nu luyu jeung temea / jejer karangan

    4.Teangan kecap-kecap nu cocog jeung purwakanti pupuh nu digunakeun

    5.Caritana bisa ditepikeun dina sababaraha pada, oge bisa sapada.
Contoh Guguritan Pupuh Kinanti !
 Kabulusan Ku Hujan (Karya : Akmal Syarip)

Pupuh Kinanti

Tos jalan-jalan ti Bandung

Balik keuna naek mobil

Dijalana kahujanan 

Hujana teh gede angin

Nepi keun ka kabulusan

Eujeung na teh panas tiris
Ku kituna hayang nginum

Nginum na teh jeruk mipis

Ditambah cai nu oanas

Ngadadak tiris teh leungit

Geus kitu sare teh tibra

Nepikeun ka adan maghrib

Simpan Sajalah di Hati

Aku suka, kamu suka

Ya sudah sinpan saja di hati

Aku sayang, kamu sayang

Ya sudah simpan saja di hati

Aku rindu, kamu juga rindu

Ya sudah simpen saja di hati

Tak perlu banyak kata terucap

Karena semua sudah terlambat

Hanya akan membuat kita terluka

Ya sudah simpan saja di hati

Rindu Kamu

Rasanya ingin memburu rindu

Rindu yang tak tahu malu

Rindu ingin bertemu,

Menatapmu, menyapamu setelah lama tak bertemu

Terkurung Sepi


Kau tau teman, dunia dan ambisimu telah menggelapakamu. hingga kini kau tersudut pada sepi. 

Apa yg kau cari??? . bukankah inilah yg selama ini kau cari?, berbahagilah karena apa yg kau inginkan hampir 80% sudah terwujud.

Dan kenapa kau bersedih? dan merasakan tak bahagia? 

Satu persatu yg kau punya pergi menjauh. dan kini kau merasa sendiri terkurung sepi berteman rindu, diam menahan gejolak rasa yg ingin berontak meminta keadilan akan sebuah kebahagiaaan. sementara kau sendiri tak pernah tau n meyadari disalah kebahagiaanmu tumbuh berkembang seiring liku likunya jalanmu. kau tak pernah tau mereka itu ada n selalu ada. karena sebenarnya kau sendiri yg pergi jauh dari kebahagiaanmu sendiri.kau terlalu sibuk mengejar mimpimu hingga kau lupa  nikmat Allah yg telah diberikan untukmu.

Masalalu

Duhai penguasa yg menguasai hati dan mengetuk masalaluku… 

Pagi ini ada yang terpisah dari ragaku

tapi hatiku tatap tak pernah kemana

Mengenangmu, memendam dalam diam 

menyimpan dalam-dalam

dan membiarkan cinta dan rasa sakit berjalan berjalan beiringan

Penguasaku yang mebukakan pikiranku

telah kucoba menjalani hidup atas nama keadaan sampai aku menemukan amnesia 

dan kubiarkan diri ini bangkit terlahir sebagai jiwa yg pernah hilang

I love rainy weather

​kau tahu, 

aku sangat suka gerimis

karena dengan gerimis aku bisa mengenangmu

aku juga suka dingin

karena dinginku bisa jadilan alasan supaya kau datang mendekat

tapi kau tahu, 

aku benci gelap

karena dengan gelap aku merasa ketakutan

seperti waktu kehilanganmu

Aku Bisa Apa?

Aku bisa apa?

Ketika rasa senang datang dan sebuah kebebasan berkumandang

saat ku lepas semua yg selalu menjadi belenggu di hati

Aku bisa apa?

Saat sedih menghampiri 

ku menyadari ada yang hilang berlalu tapi ku rindu

aku bisa apa?

Tak ada yg bisa ku perbuat

Cinta membuatku ingin bertahan dan enggan meninggalkan

meski perih terasa namun enggan di rasa.

cinta membuatku bisu atas keputusanku

mati rasa tak berdaya

Cinta  menyadarkanku atas keputusanku

ternyata aku butuh.

Ketika malam menyapa

Aku dan kesendirianku
Berteman akrab tak pernah lepas
Aku dan kebahagiaanku
Berteman jiga walau hanya sekilas
Kau menyapaku saat tiap malam
Sampai aku lupa berapa malam qta lalui bersama
Dan berapa cerita yang pernah ku bacakan sebagai penghibur hatiku
Kau adalah sahabat setiaku yang selalu menemani sampai pagi datang

Panggung Sandiwara

​Disana….
Aku bisa melihat dengan jelas sandiwara yg mereka perankan hanya demi recehan

Banyak peran berpura pura. Tuk menjatuhkan kawan. 

Sungguh lucu, permainanmu seperti manusia bodoh. 

Tak punya hati, tak punya nyali

Yang kau punya hanya misi demi materi

Menunggu

Waktu terus berlalu

membawaku menuju perbatasan

dan aku tetap diam mengikutinya

diam dengan seribu kerisauanku

Diam berharap putihku bisa berwarna lagi

Diam akhirnya tetesan air mata jatuh membasahi pipi

Menunggu seseorang mengajaku berlari jauh menembus batas itu

%d blogger menyukai ini: